TNews, BENGKULU – Pada Jumat (29/08/2025), ribuan mahasiswa dan organisasi kepemudaan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari gerakan “Indonesia Cemas Jilid II”. Mereka mengajukan berbagai tuntutan terkait kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat.
Awalnya, demonstrasi berlangsung tertib dengan pernyataan aspirasi yang disampaikan secara bergantian. Namun, ketegangan muncul setelah pihak aparat membatasi pertemuan hanya untuk 30 orang perwakilan mahasiswa, yang membuat sebagian peserta aksi merasa tidak diakomodir.
Massa semakin terprovokasi di bawah terik panas, memuncak dengan aksi melempar batu dan merusak kendaraan taktis serta fasilitas di sekitar Kantor DPRD. Aparat kepolisian yang turun ke lokasi terpaksa menembakkan gas air mata untuk menghalau kerumunan. Ketegangan ini berujung pada pengamanan terhadap tujuh pendemo yang diduga menjadi provokator.*
Peliput: Wawan