Mahasiswi PGSD Asal Papua Meninggal Dunia di Kos Bengkulu, Ditemukan Teman Kampus

Gambar: Mahasiswi PGSD Asal Papua Meninggal Dunia di Kos Bengkulu, Ditemukan Teman Kampus.

TNews, BENGKULU – Seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) asal Papua ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kota Bengkulu, Minggu (1/2/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diketahui bernama Renata (nama panggilan).

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh teman satu kampus korban. Saat itu, teman korban mencoba menghubungi Renata melalui pesan WhatsApp untuk mengajaknya makan bersama. Namun, pesan tersebut tidak mendapat balasan.

Merasa curiga, teman korban kemudian mendatangi kos-kosan Renata yang berada di Jalan Cimanuk, Gang Kita, Kelurahan Jalan Gedang, Kota Bengkulu. Setelah beberapa kali menggedor pintu kamar dan tidak mendapat respons, pintu kamar kos akhirnya dibuka secara paksa.

Korban ditemukan tergeletak di dalam kamar dalam kondisi tidak sadarkan diri. Warga sekitar bersama Ketua RT setempat kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Pemilik kos, Sayuti, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban merupakan penghuni kos di lokasi tersebut dan dikenal dengan panggilan Renata.

“Benar, kejadian itu terjadi di kos saya. Korban biasa dipanggil Renata,” ujar Sayuti.

Menurut Sayuti, korban baru kembali ke Bengkulu pada 28 Januari 2026 setelah pulang ke Papua untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarganya. Renata diketahui telah menempati kos tersebut kurang lebih selama satu bulan.

“Korban memiliki riwayat penyakit asam lambung dan gangguan paru-paru,” pungkasnya.

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, kamar kos korban telah dipasang garis polisi oleh aparat dari Polsek Gading Cempaka guna kepentingan penyelidikan.*

Peliput: Freddy Watania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *